BANDAR LAMPUNG, Media Panglima - Sejumlah wilayah di Lampung berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada periode 21-24 September 2026. Sementara pada 25-27 September, potensi cuaca signifikan tersebut diprakirakan nihil.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, kondisi secara umum masih kurang mendukung pembentukan awan hujan secara luas di Lampung. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 8 dan diprakirakan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
Aktivitas gelombang atmosfer juga lebih dominan di Aceh dan Kepulauan Riau. Sementara pola belokan angin dan konvergensi tidak teridentifikasi berada di wilayah Lampung.
Meski demikian, suhu muka laut di sekitar Selat Sunda terpantau lebih hangat dengan anomali mencapai +2 derajat Celsius. Kondisi tersebut dapat meningkatkan penguapan dan ketersediaan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan secara lokal apabila didukung pemanasan permukaan dan faktor topografi.
Dalam prakiraan tujuh hari ke depan, Lampung secara umum diprediksi didominasi cuaca cerah berawan dengan peluang hujan ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga sore dan malam hari.
Pada 21 September, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan/atau angin kencang berpotensi terjadi di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, Way Kanan, dan Lampung Barat.
Potensi tersebut meluas pada 22 September meliputi Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
Kemudian pada 23 September, potensi berada di Way Kanan dan Lampung Barat, sedangkan 24 September berada di Tanggamus dan Lampung Barat. Pada 25-27 September, BMKG mencatat nihil wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG karena kondisi cuaca dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.
Sumber : Lampung Geh News
Redaksi : Media Panglima (MP)
