Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hidupkan Kembali Transportasi Massal, Dishub Bandar Lampung Lakukan Uji Coba Trayek Angkot

Rabu, 25 Februari 2026 | Rabu, Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T08:09:44Z
MP Bandar Lampung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung berupaya membangkitkan kembali kejayaan angkutan kota (angkot) yang kian tergerus zaman. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan izin uji coba trayek bagi armada angkot lama.

Kapala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menjelaskan bahwa kebijakan ini dilakukan untuk memacu semangat para pemilik angkot agar kembali beroperasi. 

Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada penambahan transportasi maupun trayek baru di Kota Tapis Berseri.

Socrat mengakui adanya kendala besar dalam upaya menghidupkan kembali angkot, yakni persyaratan pembaruan armada.

Berdasarkan aturan, kendaraan yang akan beroperasi wajib layak pakai demi kenyamanan para penumpang.

"Salah satu syaratnya kendaraan harus tahun yang lebih baru. Sementara yang ada sekarang ini kebanyakan kendaraan lama. Kami sudah informasikan, tapi para pemilik masih belum mau atau belum berani memperbarui kendaraannya," ujar Socrat, Rabu (25/2/2026).

Sedangkan hal tersebut menjadi kekhawatiran para pemilik armada, sebab mereka ragu untuk mengambil cicilan kendaraan baru karena pendapatan operasional yang saat ini belum stabil.

Melihat kondisi tersebut, Dishub memberikan izin unit lama beroperasi dalam tahap uji coba trayek. Hal ini dimaksudkan sebagai ajang pembuktian potensi pasar bagi pengusaha angkot.

"Kami perintahkan dan koordinir mereka untuk coba pakai angkot yang lama dulu. Kita uji coba. Kalau memang penumpangnya masuk dan prospeknya bagus, silakan perbarui angkotnya," jelasnya.

Berdasarkan data koordinasi sementara, saat ini diperkirakan hanya ada sekitar 80 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Bandar Lampung. Namun, angka ini masih terus dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak terkait.

Terkait jalur operasional, Socrat memastikan tidak ada perubahan pola atau penambahan rute. 

Seluruh angkot tetap melayani trayek-trayek konvensional yang sudah ada, di antaranya Rajabasa – Tanjung Karang, Way Halim – Tanjung Karang, Tanjung Karang – Panjang, dan Tanjung Karang – Kemiling

Meskipun ada kelonggaran penggunaan armada lama selama masa uji coba, Dishub tetap menekankan pentingnya standar keselamatan. Socrat menyebutkan bahwa perbaikan atau peremajaan tetap harus dilakukan secara bertahap.

"Di satu sisi kita ingin menghidupkan angkutan kota. Tapi di sisi lain, mereka tetap harus memenuhi syarat demi keamanan dan kenyamanan pengguna," tutupnya. (NR)
×
Berita Terbaru Update