Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sepanjang 2025, BPBD Bandar Lampung Catat Sebanyak 285 Banjir Dan 53 Tanah Longsor

Rabu, 25 Februari 2026 | Rabu, Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T08:55:07Z


MP Bandar Lampung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 285 kejadian banjir dan 53 tanah longsor sepanjang 2025.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan, dari 285 lokasi banjir atau genangan air di Bandar Lampung pada 2025 terbanyak terjadi pada bulan Februari yakni sebanyak 111 kejadian genangan air.

"Untuk kejadian tanah longsor terbanyak pada bulan Februari dan April 2025 sekitar 15 kejadian tanah longsor pada masing-masing bulan tersebut," jelas Idham, Rabu (25/2/2026).

Sementara awal tahun 2026, sambung Idham baru tercatat 51 kejadian banjir pada Januari  dan 7 peristiwa tanah longsor pada Februari.

"Kami masih mendata terbaru terlebih pada Minggu (22/2) terjadi curah hujan deras dan angin kencang) yang menyebabkan terjadi genangan air (banjir), tanah longsor dan pohon tumbang," sambungnya.

Kemudian, Idham pun menyampaikan, dalam beberapa hari ini memang diperkirakan cuaca ekstrem terjadi di Bandar Lampung. Sehingga ia mengimbau agar masyarakat berhati- hati, apabila hujan lebat dan angin kencang serta menghindari pohon besar.

"Lebih baik meneduh terlebih dahulu bagi pengendara motor apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang," ujarnya.

Idham menyampaikan, cuaca ekstrem tersebut berdampak signifikan di beberapa wilayah kecamatan. Mengingat prediksi cuaca buruk yang diperkirakan masih akan bertahan hingga bulan depan, Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

"Bagi masyarakat yang beraktifitas di luar disarankan agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang. Untuk menjauhkan diri dari papan reklame, baliho atau kontruksi besi yang terlihat rapuh. Serta, pastikan saluran drainase di sekitar rumah aman tidak tersendat," terangnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca resmi dan segera melaporkan kejadian darurat kepada call center BPBD atau instansi terkait di kota Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung siaga 24 jam dalam menerjunkan tim satuan tugas (satgas) terpadu.

"Alhamdulillah, kita di Bandar Lampung memiliki satgas yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyematan, DPPT, Dinas Lingkungan hidup dan Dinas PU. kami bersinergi menangani setiap laporan Bencana yang masuk,"pungkas Idham. (NR)

×
Berita Terbaru Update