Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

21 Tahun Damai Aceh, Aftahurriza: Jangan Hanya Diperingati, Perdamaian Harus Terus Dirawat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Sabtu, Agustus 15, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T16:49:40Z


ACEH TIMUR, Media Panglima — Dua puluh satu tahun telah berlalu sejak perdamaian Aceh menjadi tonggak penting dalam perjalanan sejarah daerah ini. Momentum Hari Damai Aceh ke-21, 15 Agustus 2026, menjadi pengingat bahwa perdamaian bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan amanah yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.


Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Golkar, Aftahurriza (Dekda), menyampaikan ucapan selamat Hari Damai Aceh ke-21 sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mempertahankan perdamaian yang telah terjaga selama lebih dari dua dekade.


“Selamat Hari Damai Aceh ke-21. Perdamaian yang kita nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan dan komitmen bersama. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Aftahurriza, Sabtu (15/8/2026).


Menurutnya, perdamaian harus menjadi fondasi utama bagi pembangunan Aceh. Dengan suasana yang aman dan kondusif, masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk meningkatkan perekonomian, pendidikan, kesehatan, serta berbagai sektor pembangunan lainnya.


Aftahurriza juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan. Setiap persoalan, katanya, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan dialog tanpa mengedepankan perpecahan.


“Jangan sampai perdamaian hanya menjadi catatan sejarah. Jadikan perdamaian sebagai kekuatan untuk membangun Aceh yang lebih maju, adil, aman, dan sejahtera,” tegasnya.


Ia berharap peringatan Hari Damai Aceh ke-21 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan keharmonisan.


“Mari kita rawat perdamaian dengan persatuan, kita isi dengan pembangunan, dan kita wariskan kepada anak cucu sebagai hadiah terbaik untuk masa depan Aceh,” pungkas Aftahurriza. (SR)

×
Berita Terbaru Update