Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

APDESI Aceh Dorong Pembenahan Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 05 Juni 2026 | Jumat, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T09:26:52Z


MP Banda Aceh – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Aceh meminta pemerintah melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembenahan tersebut dinilai penting agar program strategis nasional itu berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Sekretaris DPD APDESI Aceh, Drh. Saiful Isky, M.Si., mengatakan berbagai aspirasi yang diterima dari kepala desa dan perangkat desa di Aceh menunjukkan bahwa masyarakat mendukung penuh Program MBG. Namun demikian, masyarakat menginginkan pelaksanaannya lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan potensi daerah secara optimal.


“Desa mendengar langsung suara masyarakat. Masukan yang kami sampaikan bukan bentuk penolakan terhadap program, melainkan wujud kepedulian agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuan yang diharapkan,” ujar Saiful Isky, pada Jumat (5/6/2026). 


Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan program, termasuk pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola, pengawasan, dan akuntabilitas program.


APDESI Aceh juga menyoroti pentingnya pelibatan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, serta kelompok usaha masyarakat dalam rantai pasok bahan pangan. Dengan demikian, Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian desa.


Selain itu, pengawasan terhadap kualitas, kebersihan, keamanan pangan, dan standar gizi makanan yang disajikan kepada siswa harus menjadi perhatian utama demi menjaga kesehatan generasi muda Indonesia.


Saiful Isky menegaskan bahwa berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan program seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan, bukan alasan untuk melemahkan program. Ia berharap pemerintah membuka ruang evaluasi yang lebih luas dengan melibatkan daerah, termasuk pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


“Suara dari desa adalah suara yang lahir dari pengalaman lapangan. Kami ingin Program Makan Bergizi Gratis berhasil dan menjadi kebanggaan bangsa. Karena itu, pembenahan dari hulu hingga hilir harus menjadi prioritas agar cita-cita menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing dapat terwujud,” tutup Saiful Isky.

×
Berita Terbaru Update