MP Banda Aceh - Sekretaris Jenderal PISPI Pusat Sdr. Kamhar Lakumani, SP, MM secara daring membuka kegiatan “Launching dan Bedah Buku Nasional PISPI” pada hari ini Rabu 12 November 2025.
Serta Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Wilayah Aceh melaksanakan kegiatan ini bertempat di Gedung MPR Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
"Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penulisan buku bunga rampai oleh para Pengurus PISPI Aceh," ujar Ketua PISPI Aceh Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU ASEAN Eng pada sambutannya.
Kamhar Lakumani selaku Sekjen PISPI mengatakan, rasa bangga terhadap berbagai upaya yang sudah dilakukan selama ini dibawah kepemimpinan Azanuddin Kurnia, sebagai Ketua dan Habiburrahman sebagai sekretaris. Apa yang sudah dilakukan oleh PISPi Aceh, layak untuk diikuti oleh PISPI lainnya di Indonesia.
"PISPI Aceh sudah menorehkan sejarah dengan mengeluarkan buku dan merupakan yang pertama bagi PISPI di Indonesia," ungkapnya.
Sementara kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Prof. Ir. Sugianto, M.Sc, Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan menuturkan dukungannya terhadap berbagai program-program PISPI apalagi kegiatan hari ini juga dikaitkan dalam rangka HUT FP USK yang ke 61.
"Kedepan kita akan tetap berkolaborasi dalam mendukung berbagai program pemerintah dalam dunia pertanian," ucapnya.
PISPI merupakan mitra strategis dalam membangun dunia pertanian khususnya di Aceh. Buku ini terdiri dari 19 orang penulis dari Pengurus dan anggota PISPI berbagai macam latar belakang ujar Azanuddin Kurnia. Ada yang background birokrasi, akademisi, legislative, pengusaha, wiraswasta dan lainnya.
"Kita mencoba menampung dan menyuarakan dari berbagai macam ide kawan-kawan yang kita tuangkan melalui tulisan dan kita bukukan, sebagai bagian dari program kerja PISPI juga untuk mendokumentasikan berbagai ide dan saran serta masukan kita," tambah Azan yang juga sebagai Kabid PSP Distanbun Aceh.
Candidat Doktor Ilmu Pertanian ini menyatakan bahwa sejak Presiden Prabowo menjabat maka Ketahanan Pangan merupakan salah satu misi dan program strategis dari beliau termasuk di Aceh yang ditindaklanjuti oleh Gubernur Aceh dan jajarannya.
Untuk itu kami terus mendorong hal ini dapat tercapai sesuai dengan kemampuan kami sebagai salah satu komponen bangsa karena PISPI adalah salah satu organisasi profesi yang bergerak di dunia pertanian.
Sementara itu Dr, Muhammad Yasar, STP, M.Sc selaku Edior buku ini menyatakan bahwa, kegiatan hari ini meruapakan rangkaian panjang yang dimulai pada tahun 2023 dan baru rampung di pertengahan tahun 2025.
"Hari ini kita bedah dan launching didepan para pihak dengan menampilkan pada pembahas sesuai bidangnya masing-masing," katanya.
Ada 6 orang pembahas yaitu Dr. Tedy Dirhamsyah: Kepala Pusdiklat Kementan, - Perspektif pengembangan SDM dan implementasi kebijakan. Nurchalis, SP, M.Si: Ketua ISMI Aceh (perspektif kewirausahaan strategis dan jaringan industri. Dr. Saiful Bahri, SP, MP: Ketua Perhepi Komda Banda Aceh - Perspektif ekonomi pertanian dan kebijakan. Afrizal Akmal: Inisiator Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf (IKHW) - Perspektif komunitas, inovasi, dan gerakan pengetahuan. Fadhli Ali, SE, M.Si: Wasekjen DPP Apkasindo - Perspektif Perspektif Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan dan Ratnalia Indriasari, SKM – Perspektif Keterlibatan Perempuan Dalam Mendorong Ketahanan Pangan.
Selanjutnya, Firman Hadi, STP, M. Ling Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, "Bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta baik offline maupun online dari perwakilan PISPI seluruh Indonesia termasuk masyarakat umum," tandasnya.
Hingga, pada kesempatan tersebut, Ketua PISPI Azanuddin Kurnia dan Sekretaris PISPI Habiburrahman, STP, M.Sc juga membagikan buku tersebut secara simbolis kepada perwakilan peserta yang hadir. (*)
