JAKARTA, Media Panglima – Timnas Pencak Silat Indonesia menutup Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026 dengan torehan membanggakan. Skuad Garuda berhasil membawa pulang total 19 medali yang terdiri dari 6 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di Gimnasium Dong Nai, Vietnam, pada 23-25 Juli 2026 itu menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir. Indonesia berada di bawah tuan rumah Vietnam yang keluar sebagai juara umum.
Vietnam mendominasi kejuaraan dengan raihan 16 medali emas, 7 perak, dan 2 perunggu. Sementara peringkat ketiga ditempati Malaysia dengan koleksi 5 emas, 7 perak, dan 2 perunggu.
Sekretaris Jenderal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Abdul Karim Aljufri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Ketua Umum IPSI, Sugiono, atas kepercayaan yang diberikan kepada timnas untuk berlaga di ajang bergengsi tingkat Asia ini.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Ketua Umum IPSI, Bapak Sugiono, yang telah memberikan kepercayaan kepada Timnas Pencak Silat Indonesia untuk tampil di Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026," ujar Abdul Karim.
Ia juga mengaku bangga dengan pencapaian tim, terutama karena mayoritas atlet yang diturunkan merupakan pesilat muda potensial.
Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026 diikuti sekitar 300 atlet dari 10 negara, yaitu Vietnam, Indonesia, India, Kazakhstan, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Uzbekistan, dan Taiwan.
Dengan raihan ini, Indonesia membuktikan bahwa regenerasi pesilat nasional berjalan baik dan siap bersaing di level Asia.
