MP Bireuen – Di tengah banyak pejabat yang memilih diam demi menjaga jabatan, sosok Tgk Muliadi, S.H., atau akrab disapa Keuchik Muli justru konsisten bersuara. Keuchik Gampong Tanjong Raya, Kecamatan Gandapura ini tetap memilih berdiri di barisan rakyat kecil memperjuangkan keadilan sosial di Kabupaten Bireuen.
Keuchik Muli, yang juga menjabat Ketua APDESI Kecamatan Gandapura dan Kabag Hukum & HAM DPC APDESI Bireuen, dikenal vokal mengkritik kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat. Baginya, pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, bukan hanya bagus di atas kertas laporan.
Pernyataan sikap itu ia tegaskan pada Minggu, 8 Juni 2026, dari Gampong Tanjong Raya, Bireuen.
Berbekal 9 tahun pengalaman sebagai Tgk Imum sebelum menjabat keuchik, Keuchik Muli mengaku memahami langsung denyut nadi persoalan masyarakat akar rumput. Dengan latar pendidikan pesantren dan hukum, ia meyakini keberanian membela kebenaran jauh lebih penting daripada mempertahankan kursi jabatan.
Baginya, kritik bukanlah bentuk perlawanan, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap daerah. "Kritik adalah bentuk kepedulian terhadap daerah dan rakyat," ujarnya. Konsistensi itu ia tunjukkan dengan terus menyuarakan kepentingan masyarakat kecil, meski banyak pihak lain memilih bungkam. (SR)
