Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Musapat Aceh Suarakan Jeritan Petani Tambak Terdampak Banjir Hidrometeorologi

Senin, 09 Februari 2026 | Senin, Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T04:41:58Z


MP Aceh Timur – Musyawarah Adat Petani Tambak Aceh menyuarakan jeritan para petani tambak di Aceh yang terdampak banjir Hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.


Hingga kini, banyak petani tambak disebut kehilangan arah dan belum tersentuh pendataan maupun perhatian serius dari Pemerintah. Hal tersebut disampaikan Tokoh Ketua Umum Musyawarah Adat Petani Tambak, T. Jamal Usman, saat dikonfirmasi Tim Mediapanglima.com di Aceh Timur, pada Senin (09/02/2026).


Menurut T. jamal Usman pasca banjir, kondisi petani tambak sangat memprihatinkan. Banyak tambak rusak, gagal panen, dan tidak tahu harus mengadu ke mana karena belum adanya langkah konkret dari Pemerintah, khususnya dalam pendataan dan penanganan dampak.


“Kami sangat sedih melihat kondisi petani tambak. Mereka menjerit, kehilangan arah, dan tidak tahu siapa yang peduli. Sampai hari ini, tidak ada pendataan petani tambak yang terdampak banjir,” ujar T jamal Usman.


Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Aceh Timur, tetapi hampir merata di berbagai daerah, seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Gayo Lues, Pidie Jaya, Bireuen, serta kabupaten dan kota lainnya di Aceh.


T. jamal Usman juga mendesak Pemerintah untuk segera melakukan normalisasi saluran air, sungai, dan kawasan tambak, serta melakukan pendataan menyeluruh terhadap petani tambak yang terdampak agar bantuan tepat sasaran.


“Kalau dibiarkan, petani tambak akan semakin terpuruk. Ini menyangkut mata pencarian dan keberlangsungan hidup masyarakat,” tegasnya.


Lebih lanjut, T jamal Usman melontarkan kritik keras kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh yang dinilainya tidak responsif terhadap penderitaan petani tambak.


“Kalau memang tidak mampu bekerja dan tidak peduli terhadap petani tambak, lebih baik mundur saja,” katanya dengan nada tegas.


Ia juga meminta Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk turun tangan langsung, mengevaluasi kinerja dinas terkait, serta memastikan adanya langkah nyata dalam penanganan dampak banjir terhadap petani tambak di seluruh Aceh. (SR)

×
Berita Terbaru Update