MP Aceh Timur – Ruas jalan lintas yang menghubungkan Kecamatan Idi Tunong dengan Kecamatan Banda Alam saat ini mengalami kerusakan parah. Kerusakan terjadi akibat dampak banjir dan bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada tahun lalu.
Hingga Sabtu, (06/06/2026) kondisi jalan tersebut belum mendapatkan perbaikan yang memadai. Akibatnya, aktivitas masyarakat sehari-hari terganggu.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat banyak titik jalan berlubang besar dan dipenuhi genangan air. Kondisi ini membuat pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki harus ekstra hati-hati saat melintas karena berisiko menyebabkan kecelakaan.
Salah seorang pengendara sepeda motor berinisial AJ yang ditemui di lokasi mengungkapkan keluhannya.
"Saya setiap pagi melewati jalan ini untuk mengantar anak saya yang bersekolah di SMK. Beberapa kali hampir terlambat karena harus mengurangi kecepatan dan menghindari lubang-lubang besar yang menganga di badan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan," ujar AJ.
Sementara itu, menurut warga sekitar yang tak ingin disebutkan namanya, kerusakan jalan semakin parah setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu. Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pendidikan warga yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki dan membangun kembali ruas jalan yang rusak.
"Sebagai masyarakat, kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun dan memperbaiki jalan ini. Jalan ini merupakan akses utama yang sangat penting bagi masyarakat. Kami ingin jalan yang aman, nyaman, dan layak dilalui demi keselamatan bersama. Jalan yang baik bukan hanya memperlancar perjalanan, tetapi juga menjamin keselamatan masyarakat," pungkas warga. (SR)
