Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

RSUD Tulang Bawang Barat Jalani Verifikasi Lapangan Layanan Dialisis, Upayakan Akses Cuci Darah Lebih Dekat bagi Masyarakat

Sabtu, 21 Februari 2026 | Sabtu, Februari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T00:09:21Z


MP Tubaba - RSUD Tulang Bawang Barat menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan di aula rumah sakit setempat pada Jumat (20/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penilaian kesesuaian perizinan berusaha layanan dialisis, sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tubaba menghadirkan layanan cuci darah yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat.


Tim Verifikasi terdiri dari perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), serta Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Turut hadir Tim Koordinator Wilayah PERNEFRI wilayah Lampung beserta jajaran, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, serta Kepala BPJS Tubaba.


Ketua Tim Verifikator Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Ns. Nur Zahrah, S.Kep, yang juga menjabat sebagai Staf Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan di lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menegaskan pentingnya verifikasi lapangan dalam memastikan standar layanan terpenuhi.


“Kunjungan verifikasi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh persyaratan perizinan berusaha layanan dialisis di RSUD Tulang Bawang Barat telah sesuai dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Ns. Nur Zahrah.


Ia menambahkan bahwa layanan dialisis termasuk kategori pelayanan berisiko tinggi sehingga membutuhkan pengawasan ketat.


“Layanan dialisis atau cuci darah merupakan layanan berisiko tinggi yang menyangkut keselamatan nyawa pasien, sehingga seluruh aspek harus diverifikasi secara menyeluruh,” tegasnya.


Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administratif, tetapi juga kesiapan teknis di lapangan.


“Kami menilai kesiapan sumber daya manusia, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan dan kelayakan mesin dialisis, sistem water treatment, hingga tata kelola operasional yang mendukung keselamatan pasien,” jelasnya.


Mewakili Pemerintah Kabupaten Tubaba, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.


“Pemerintah Kabupaten Tubaba berkomitmen penuh menghadirkan layanan dialisis di RSUD sebagai bentuk peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Eri Budi. 


Dengan hadirnya layanan dialisis di RSUD, pemerintah berharap beban tersebut dapat berkurang secara signifikan.


“Dengan tersedianya pelayanan dialisis di RSUD Tubaba, kami berharap akses layanan semakin mudah, waktu tempuh lebih singkat, dan beban biaya maupun psikologis pasien dapat diminimalisir,” tambahnya.


Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo juga menyatakan kesiapan penuh dalam menjalani proses verifikasi dan memenuhi seluruh rekomendasi yang diberikan tim penilai.


“Kami siap menjalani seluruh tahapan verifikasi secara terbuka dan akuntabel, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi demi memastikan layanan dialisis dapat segera beroperasi sesuai standar nasional,” ujarnya.


Melalui verifikasi ini, diharapkan layanan dialisis di RSUD Tubaba dapat segera beroperasi secara resmi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkelanjutan. (*) 

×
Berita Terbaru Update