MP Bandar Lampung - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengapresiasi langkah strategis dalam hilirisasi ayam potong yang dinilai sejalan dengan potensi besar Lampung sebagai salah satu sentra produksi ayam nasional.
Menurutnya, hilirisasi ayam potong tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk unggas lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang usaha baru di sektor industri pangan. “Langkah hilirisasi ayam potong ini sangat tepat, sejalan dengan besarnya potensi Lampung sebagai daerah sentra produksi ayam nasional,” ujar Mikdar Ilyas.
Politisi Fraksi Gerindra itu menyebut bahwa hilirisasi merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi daerah, di mana hasil produksi peternakan tidak sekadar dijual mentah, tetapi diproses lebih lanjut menjadi produk siap konsumsi atau industri. Ketika langkah tersebut dijalankan secara efektif, dampaknya akan lebih besar bagi kesejahteraan peternak, pengusaha lokal, dan perekonomian Lampung secara umum.
Mikdar juga berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, legislatif, swasta, serta pelaku usaha peternakan dapat terus diperkuat demi terwujudnya ekosistem usaha ayam yang lebih mandiri dan bernilai tambah tinggi. Ia menilai bahwa dukungan dari berbagai pihak akan mempercepat realisasi kendali kualitas produk serta perluasan pasar secara nasional.
Hilirisasi ayam potong menjadi topik penting terutama di daerah yang memiliki basis produksi unggas yang kuat. Dengan pengolahan produksi yang lebih terintegrasi, Lampung diharapkan dapat menjadi pionir hilirisasi ayam nasional yang mampu bersaing dan meningkatkan kontribusi sektor pangan terhadap ekonomi rakyat.